Keluarlah dari dirimu dan serahkanlah semuanya pada Allah, lalu penuhi
hatimu dengan Allah. Patuhilah kepada perintahNya, dan larikanlah dirimu
dari laranganNya, supaya nafsu badaniahmu tidak memasuki hatimu,
setelah itu keluar, untuk membuang nafsu-nafsu badaniah dari hatimu,
kamu harus berjuang dan jangan menyerah kepadanya dalam keadaan
bgaimanapun juga dan dalam tempo kapanpun juga. (Syekh Abdul Qodir
al-Jaelani)
Berteman dengan orang bodoh yang tidak mengikuti ajakan hawa nafsunya
adalah lebih baik bagi kalian, daripada berteman dengan orang alim tapi
selalu suka terhadap hawa nafsunya. (Ibnu Attailllah as Sakandari)

0 komentar:
Posting Komentar